Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2023

Pohon Bambu

Saya hidup di desa yang masih asri di selatan Jogja. Dulu ada banyak pohon bambu di tempatku tinggal. Setiap sore, selepas waktu ashar, pohon bambu yang tertiup angin akan menimbulkan suara berdecit yang lumayan keras. Di kebon yang banyak pohon bambunya itu, waktu saya kecil, bersama dengan teman-teman, saya sering bermain petak umpet. Rumpun bambu menjadi tempat persembunyian yang sering dituju. Rumpun bambu yang rungkut bisa menutupi keberadaan bocah-bocah kecil seperti kami saat main petak umpet. Permainan lain yang sering kami mainkan dulu adalah bong-bongan atau meriam bambu. Permainan itu juga memanfaatkan pohon bambu. Batang bambu yang panjang itu dipotong sekitar satu meter lebih sedikit. Ruas-ruas bambu kemudian dibolong dengan linggis, kecuali bagian ujungnya. Cara memainkannya adalah dengan memasukkan minyak tanah ke dalam rongga bambu yang sudah dilubangi antar ruasnya. Setelah itu, ada lubang kecil di ujung yang dibuat dengan gergaji. Lewat lubang kecil itu, api dar...